Saturday, October 1, 2011

Vitamin C

Vitamin C merupakan senyawa penting yang diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Imunitas atau daya tahan tubuh kita dapat menurun saat kita banyak beraktifitas tanpa disertai pola makan yang sehat dan teratur. Daya tahan tubuh yang terganggu juga diakibatkan oleh serangan radikal bebas berupa polusi udara dari asap kendaraan bermotor dan asap rokok. Radikal bebas akan membuat sel-sel tubuh kita mudah rusak dan tidak mampu berfungsi dengan baik (Anonim, 2011e).

Sumber vitamin C dapat ditemukan dalam buah-buahan yang rasanya asam seperti jeruk, stroberi, atau nanas, dan sayuran seperti brokoli, seledri, dan tomat. Selain mudah didapat dari bahan makanan alami, berbagai produk suplemen di pasaran juga dapat menjadi alternatif pilihan kita untuk mencukupi kebutuhan vitamin C dalam tubuh. Namun, perlu diingat bahwa konsumsi vitamin C dosis tinggi secara oral dapat menyebabkan masalah pada lambung (Anonim, 2011e).

Vitamin C yang masuk ke dalam tubuh melalui cara injeksi dipercaya lebih efektif dan lebih terasa khasiatnya karena zat yang terkandung didalamnya langsung masuk ke dalam peredaran darah. Kondisi kesehatan juga akan segera pulih dan kulit akan tampak lebih cerah (Anonim, 2011e). 

Kebutuhan vitamin C setiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia, jenis kelamin, kondisi psikologis, atau banyaknya aktifitas seseorang. Namun, setiap orang bisa mendapatkan asupan vitamin C yang cukup dengan mengonsumsinya dalam jumlah kecil dan sering. Hal ini jauh lebih efektif karena vitamin C akan berada di dalam tubuh secara kontinyu. Tubuh yang memiliki asupan vitamin C yang cukup akan terhindar dari infeksi, gusi berdarah, dan nyeri sendi (Anonim, 2011e).
Reactions:

0 comments:

Post a Comment