Thursday, November 3, 2011

Sumber Pektin

Pektin hadir dalam semua tanaman namun isi dan komposisi bervariasi tergantung pada spesies, varietas, kematangan tanaman, bagian tanaman, jaringan, dan kondisi pertumbuhan. Pektin lebih tinggi dalam kacang-kacangan dan buah jeruk dari sereal. Apple , jeruk, sukun, markisa, melon, anggur, coklat, strawberry, pepaya, tomat, dan apricot. Serta banyak terdapat pada bagian albedo yang membentuk spons putih pada kulit buah jeruk, markisa, durian, dan jambu biji. Yang dikenal memiliki tingkat tinggi pectin, umumnya, 60 - 70 persen dari serat makanan dalam buah jeruk adalah pektin. Sumber-sumber lain dari pektin termasuk pisang, bit, kubis, wortel (Anonim, 2011b).

Tabel : Daftar sumber makanan pektin sampel dan pengukuran kandungan  pektin.
Pektin sumber makanan
Pektin konten
(berat dimakan gram / ​​100 gram)
Keping jagung
2.5
Wortel
0.8
Persik
0.7
Kacang polong
0.6
Apel
0.5
Kacang
0.4
Kentang
   0.3
   Sumber: Hallowoy et al. (1983). 
Kandungan pektin pada buah pepaya

Pengambilan pektin dari buah apel, jeruk, dan pepaya dengan pengendap minuman beralkohol didapatkan bahwa kandungan pektin pada buah berbeda-beda, yang mengandung pektin tertinggi adalah jeruk yakni senilai 6.2%, apel mengandung 4.72% dan kandungan pektin pada pepaya adalah senilai 4.18% atau setiap 100 gram pepaya terdapat 4.18 gram pektin. Cara pengambilan meliputi: persiapan bahan, ekstraksi, pencucian, pengendapan dan pengeringan, pengambilpn data, analisis hasil, dan penarikan simpulan (Anonim, 2011c).
Klasifikasi Pepaya berdasarkan Anonim (2011d) yaitu:
Regnum          : Plantae (Tumbuhan)
Subregnum     : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi     : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi                : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas               : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil
 Sub Kelas       : Dilleniidae
Ordo                : Violales
Famili               : Caricaceae
Genus              : Carica
Spesies            : Carica papaya L.
·         kandungan pektin pada buah tomat

    Tomat dikenal sebagai buah dan sayur dan biasa dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan saus tomat. Tomat mengandung vitamin C yang cukup tinggi akan tetapi bila dipanaskan kandungan vitamin C akan berkurang lalu yang meningkat adalah kandungan likopen. Bila dipanaskan dengan waktu cukup yang lama perlahan-lahan tomat akan mengental, hal ini karena buah tomat mengandung pektin dan pektin sifatnya larut dalam air dan akan mengental bila berinteraksi dengan asam dan gula, dalam hal ini pektin berinteraksi dengan asam yang ada pada tomat. Kandungan pektin pada buah tomat cukup bervariasi antara 0,17%-0,25% (Anonim, 2010c).
Klasifikasi Tomat berdasarkan Anonim (2011d) yaitu:
Regnum          : Plantae
Divisi                : Spermatophyta
Kelas               : Magnoliopsida (Dicotyl)
Subkelas         : Asteridae
Ordo                : Solanales
Famili               : Solanaceae
Genus              : Solanum
Spesies            : Solanum lycopersicum L.

Baca Juga yang ini :
Pektin
Fungsi Pektin 
Ekstraksi Pektin 

Reactions:

0 comments:

Post a Comment