Wednesday, November 14, 2012

Satu Langkah untuk Seribu Jejak

Indonesia adalah negeri yang sangat kubanggakan. Negeri dimana aku dilahirkan dan dibesarkan. Bangsa yang dengan kekayaan alamnya aku dimanjakan. Laut birunya yang amat luas, gunungnya yang hijau serta aneka flora dan fauna yang selalu membuatku bangga menjadi bagian dari negeri ini. Kekayaan alamnya yang melimpah ruah, tanahnya yang subur, ragam budaya, dan ragam suku yang semakin menambah pesona bangsa ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kekayaan bangsa ini tidak lantas membuat rakyat yang berada di dalamnya hidup sejahtera. Kesenjangan sosial terlihat begitu jelas, pembangunan yang tidak merata, bencana alam yang terjadi dimana-mana, korupsi, kurang gizi dan ada banyak fakta memprihatinkan lainnya yang ternyata sedang melanda bangsa ini. Meski sudah merdeka pada 67 tahun yang lalu, namun masih banyak rakyat yang belum merasakan indahnya kemerdekaan.  Bahkan jika boleh saya katakan sebenarnya kita sedang terjajah dengan cara yang berbeda.

Sebagai generasi muda yang saat ini menjadi harapan Ibu pertiwi, saya tahu bahwa tanggung jawab itu kini berada di pundakku bersama pemuda lainnya. Pemuda yang katanya adalah generasi penerus bangsa dan calon pemimpin 10 atau 20 tahun mendatang. Pemuda yang seharusnya menyelamatkan negeri ini dari keterpurukan. Lalu dimanakah semua pemuda itu ?. Sungguh sangat memprihatinkan ternyata ada banyak diantara kami yang saat ini juga butuh untuk diselamatkan. Narkoba telah menyerang pemuda bangsa ini. Kebohongan seakan menjadi hal lumrah yang telah menggerogoti tiang negara. Setiap orang saling menyalahkan. Hanya ada keluh kesah dan ucapan kecewa yang sungguh menyesalkan keadaan negara ini.

Lalu apa aksi yang saya lakukan untuk negeri ini ? Aksi apa yang akan menyelamatkan bangsa yang teramat saya cintai ? Melakukan demonstrasi ? Mengecam para koruptor ? Ikut meratapi bencana dan menyesali yang telah terjadi ? Atau bangkit merubah dan memperbaiki bangsa ini ?.

Saya akan merubah diri saya sendiri. Perlahan tapi pasti saya akan menjadikan diri ini lebih baik dari waktu ke waktu. Satu langkah yang akan menjadi contoh bagi orang lain. Satu langkah yang akan meninggalkan seribu jejak meski jiwa telah meninggalkan raga ini. Satu langkah untuk diriku, keluargaku, teman-temanku, bangsaku, dan Indonesiaku.

Mengapa saya memilih memperbaiki diri dan bukan melakukan aksi yang akan diliput dan ditayangkan oleh media ? Saya yakin di negara ini ada banyak atau bahkan semua orang berfikir untuk memperbaiki bangsa ini tapi tidak banyak yang akan berfikir untuk memperbaiki diri sendiri. Padahal dengan memperbaiki diri sendiri kita mungkin bisa menjadi contoh bagi keluarga, sahabat, teman, serta menjadi contoh bangsa ini. Saya juga tahu betapa sulitnya melawan ego kita sendiri, menyelaraskan keinginan dan kebutuhan tapi diri ini akan berusaha. Meski harus bangkit dan terjatuh hingga berkali-kali, akan tetap kupaksa raga ini untuk melakukannya. Kelak, mungkin seribu tahun ke depan saat mayat ini sudah habis di makan oleh cacing tanah. Saya percaya bangsa ini pasti akan selalu lebih baik dari hari ke hari jika semua orang berfikir untuk memperbaiki diri sendiri.

Meski butuh 1, 2, 10, 20, atau bahkan 50 tahun untuk bisa menjadikan diri ini lebih baik, kita akan tetap melakukannya untuk bangsa ini. Meski sulit dan penuh rintangan kita akan melaluinya. Walau mungkin kita belum bisa melihat bangsa ini lebih baik sampai maut menjemput tapi kita tetap akan melakukannya dan terus menjadikan diri kita lebih baik. Kelak, mungkin ketika raga ini telah menyatu dengan tanah, saya percaya bangsa ini pasti akan meraih kejayaannya setiap saat.

Mari memulai satu langkah yang akan meninggalkan seribu jejak di negeri ini !!!

:) Harapan saya yang paling besar adalah semoga tulisan ini dapat menjadi renungan bagi diri saya sendiri dan pembaca agar menjadi pribadi yang lebih baik setiap saat untuk menjadikan Bangsa kita lebih baik. Saya percaya kebaikan hati akan melahirkan kejujuran dan kejujuran akan selalu menjaga kebaikan :)
Reactions:

0 comments:

Post a Comment